Sahabat setia Myhartono yang berstatus sebagai Online Member akan berubah nama menjadi HRM (Hartono Regular Member). Tekan OK untuk memproses
Untuk meningkatkan kenyamanan Anda berbelanja di My Hartono, kami telah melakukan pembaruan keanggotaan HPC.
Silakan login menggunakan account Anda di aplikasi MyHartono di App Store untuk melakukan upgrade. Anda
dapat melanjutkan belanja di www.myhartono.com setelah melakukan upgrade melalui aplikasi MyHartono
Penggunaan AC dalam waktu lama memang dapat meningkatkan konsumsi listrik. Namun, pemakaian energi tidak hanya dipengaruhi oleh durasi penggunaan. Pengaturan suhu, kapasitas AC, kondisi ruangan, hingga perawatan unit juga berpengaruh terhadap efisiensi.

Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan untuk membuat penggunaan AC lebih hemat.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan:
Kapasitas AC sebaiknya tidak dipilih hanya berdasarkan keinginan agar ruangan cepat dingin.
Jika kapasitas terlalu kecil:
Jika kapasitas terlalu besar:
Karena itu, pertimbangkan luas ruangan, kondisi bangunan, paparan panas, dan beban termal sebelum menentukan kapasitas AC.
Atur suhu pada kisaran 24–25°C untuk penggunaan sehari-hari.
Pastikan ruangan tidak memiliki celah yang memungkinkan udara panas masuk.
Fitur timer dapat membantu menghindari AC menyala lebih lama dari yang diperlukan.
Contohnya:
Filter yang dipenuhi debu dapat menghambat aliran udara.
AC inverter bekerja dengan cara menyesuaikan kecepatan kompresor berdasarkan kebutuhan pendinginan.
AC non-inverter:
AC inverter:
Karakteristik tersebut membuat AC inverter lebih sesuai untuk penggunaan dalam durasi panjang, terutama ketika ruangan relatif tertutup dan kondisi suhu lebih stabil.
Lihat pilihan AC inverter Midea untuk kebutuhan pendinginan rumah anda.
Selain teknologi inverter, Midea memiliki tekonologi AI ECOMASTER dirancang untuk membantu mengoptimalkan penggunaan energi.
Fitur ini:
Kombinasi teknologi inverter dan AI ECOMASTER dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan AC untuk pemakaian rutin dalam jangka panjang.
Lihat AC Midea Celest Inverter MSCE Series
Mengurangi konsumsi listrik AC tidak hanya bergantung pada teknologi perangkat. Hasil yang lebih optimal membutuhkan kombinasi antara:
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, AC dapat digunakan dengan lebih efisien tanpa harus mengorbankan kenyamanan ruangan.
Anda dapat menghemat listrik AC dengan mengatur suhu pada 24–25°C, menutup pintu dan jendela, menggunakan fitur timer, membersihkan filter secara rutin, serta memilih kapasitas AC yang sesuai dengan luas ruangan.
Suhu 24–25°C dapat menjadi pilihan untuk penggunaan AC sehari-hari. Hindari mengatur suhu terlalu rendah, seperti 16°C, jika tidak diperlukan karena dapat meningkatkan beban kerja pendinginan dan konsumsi energi.
AC inverter dapat membantu menghemat energi, terutama untuk penggunaan dalam durasi panjang. Teknologi ini menyesuaikan kecepatan kompresor berdasarkan kebutuhan pendinginan, sedangkan AC non-inverter menggunakan sistem kompresor yang menyala dan mati sesuai suhu ruangan.
Kapasitas AC yang terlalu kecil membuat unit bekerja lebih keras dan lebih lama untuk mencapai suhu yang diinginkan. Sementara itu, kapasitas yang terlalu besar tidak otomatis lebih efisien. Pertimbangkan luas ruangan, kondisi bangunan, paparan panas matahari, dan beban termal sebelum memilih AC.
Semakin lama AC menyala, semakin besar energi yang digunakan. Untuk penggunaan jangka panjang, menjaga suhu tetap stabil dan menggunakan teknologi inverter dapat membantu meningkatkan efisiensi energi.
Filter AC sebaiknya dibersihkan sekitar dua minggu sekali agar debu tidak menghambat aliran udara. Selain itu, lakukan pembersihan atau servis berkala setiap 3–4 bulan, tergantung kondisi dan intensitas penggunaan AC.
Ya. Menutup pintu dan jendela membantu mencegah udara panas masuk ke ruangan sehingga beban pendinginan AC tidak meningkat. Anda juga dapat menggunakan tirai atau pelindung untuk mengurangi paparan panas matahari langsung.
AI ECOMASTER pada AC Celest Inverter Midea dirancang untuk membantu mengoptimalkan penggunaan energi dengan menganalisis perubahan suhu, menyesuaikan kerja kompresor berdasarkan kondisi ruangan, dan membantu menjaga suhu tetap stabil. Teknologi ini dapat menjadi pertimbangan untuk penggunaan AC secara rutin dalam jangka panjang.